Selasa, 19 Juni 2012

Airmata Yang Tak Pernah Habis

Tuhan... ku merasa seperti ini lagi, apa yang harus aku lakukan Tuhan?? Mereka seolah meninggalkan satu persatu, ku harus bagaimana?? Tlah aku coba untuk terus tegar dan sabar di depan mereka, tapi kenapa selalu sulit...

Kali ini aku benar-benar menyerah Tuhan, aku ingin pergi jauh sebisa kaki ku melangkah untuk berlari. Semua yang aku rasa sekarang seperti tidak ada gunanya, sia-sia sudah. Aku bingung dan ragu untuk melangkah dan berpikir sejenak. Ketakutan ku akan kegagalan selalu mengusik hatiku. Jujur, aku lelah bila harus seperti ini Tuhan. Terkurung dalam keadaan yang tak ku ketahui apa artinya.

Topeng... yaa ini adalah topeng ku. Semua kesabaran ini adalah topeng untuk menutupi semua kegelisahan dan kebimbangan ku. Tlah ku coba untuk melepaskannya, tapi tak pernah bisa, adakah cara lain untuk melepasnya??

Salah satu kakak ku bilang bahwa aku ini egois, dan sahabat ku juga bilang aku ini egois. yaa mungkin apa yang mereka katakan ada benarnya. Aku perempuan yang terlalu egois, yang segala sesuatunya harus jadi kehendak ku. Kakak ku saja bilang aku terlalu egois, dan dia menyuruh ku untuk introspeksi diri. Aku udah coba introspeksi, dan memang benar apa yang dia bilang. Maka dari itu, aku lebih baik jauh dari semuanya untuk sementara ini, dari kehidupan bersama orang-orang disekitar ku, karena aku tidak mau ada orang-orang yang aku sayang pergi lagi dari hidup ku. Cukup hanya mereka saja Tuhan, jangan ada lagi. Bahkan jika aku boleh memilih, biarkan aku yang pergi dari hidup mereka, karena aku slalu salah dimata mereka.

Inilah yang sekarang sedang aku lakukan Tuhan.. Aku sedang mencoba menjauh dari mereka, mencoba untuk tak merepotkan hidup mereka dengan aku yang slalu menjadi benalu mereka!! Keputusan ku memang sudah bulat untuk jauh dari mereka sementara waktu ini. Apa aku sanggup?

Aku berencana untuk menghabiskan semua hari libur semester di kampung halaman orang tua ku, yaa di Solo. Aku ingin menenangkan semua pikiran ku disana, apa itu ide yang baik untuk ku Tuhan?? (semoga).

»»  READ MORE...

Sabtu, 16 Juni 2012

Making Love Out Of Nothing At All --- Air Supply

I know just how to whisper
And I know just how to cry
I know just where to find the answers
And I know just how to lie
I know just how to fake it
And I know just how to scheme
I know just when to face the truth
And then I know just when to dream

And I know just where to touch you
And I know just what to prove
I know when to pull you closer
And I know when to let you loose
And I know the night is fading
And I know the time's gonna fly
And I'm never gonna tell you
Everything I gotta tell you
But I know I gotta give it a try

And I know the roads to riches
And I know the ways to fame
I know all the rules
And I know how to break 'em
And I always know the name of the game

But I don't know how to leave you
And I'll never let you fall
And I don't know how you do it
Making love out of nothing at all

Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all

Everytime I see you all the rays of the sun
Are streaming through the waves in your hair
And every star in the sky is taking aim at your eyes
Like a spotlight

The beating of my heart is a drum and it's lost
And it's looking for a rhythm like you
You can take the darkness from the pit of the night
And turn into a beacon burning endlessly bright

I've gotta follow it 'cause everything I know
Well it's nothing till I give it to you

I can make the runner stumble
I can make the final block
And I can make every tackle at the sound of the whistle
I can make all the stadiums rock
I can make tonight forever
Or I can make it disappear by the dawn
I can make you every promise that has ever been made
I can make all your demons be gone

But I'm never gonna make it without you
Do you really want to see me crawl
And I'm never gonna make it like you do
Making love out of nothing at all

Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
Making love, Out of nothing at all
»»  READ MORE...

Rabu, 13 Juni 2012

13 Juni 2012

Hahaha sekarang tanggal 13 Juni nih, itu artinya hari Ulang Tahunnya ka'Arief sama Yuni curuuut hihihi. Kalo kata orang-orang sih angka 13 tuh adalah angka siaaal, semoga aja gak buat mereka berdua, Amien. Seru tadi ngerayain ultah mereka berdua (dasar kembar yang terpisah hahaha).

Oya tadi juga ada acara suap-suapan kue gitu (yuni-ka'arief-indry-pike-upil-dani mbuul-yuni lagi), ko tadi posisi aku gitu yaa (apa udah diatur nih posisinya?? perlu dipertanyakan juga yaa hihihi). Iya, tadi Dia emang dateng ke acara yuni sama ka'Arief (tumben). Bukannya gak suka Dia dateng ke kontrakan, tapi bingung mau ngobrol apa sama Dia. Aku masih kesel sama sikapnya yang bikin aku nunggu di depan kampus panas-panas!! Gimana sih rasanya kesel, tapi ada rasa seneng juga sih Dia bisa dateng. Baru hari ini lagi kita ngumpul bareng, lengkap tapi kurang 1 orang.

Sebel tuuh tadi pas cemong-cemongan pake krim kue!! Siapa yang ultah, siapa yang jadi cemong mukanya. Muka aku berasa pake masker, tapi terbuat dari putih telur sama mentega (iiiuuuuhh banget deh). sayang tadi gak ada yang foto (mana yaa fotografer nya??)

Doanya buat yang ulang tahun : Semoga diberi kesehatan dan keselamatan dunia akhirat, semua cita-citanya tercapai tanpa hambatan, dan selalu menjadi pribadi yang lebih baik dari hari-hari sebelumnya.. Amiiieen yaa ^_^

ka'Arief : semoga tetep jadi kakak yang paling baik buat aku yaa. Slalu jagain aku meski aku tau suatu hari nanti kalo kakak udah punya pacar, kakak gak terlalu banyak jagain aku (aku harus siap-siap lebih mandiri dari sekarang, Insya Allah)

Yuni curuuuut : heh udah gede, harus bersikap lebih dewasa dan mandiri lagi yaa, tunjukin sikap kakak dong buat adikmu. Slalu sabar dalam ngadepin semua masalah-masalah kamu yaa, dan jangan pernah sungkan buat berbagi masalah sama aku (Insya Allah aku bantu semampuku yaa), Laa Tahzaan ^_^

Jazakallah buat kalian berdua yaa ^_^

»»  READ MORE...

Jumat, 08 Juni 2012

Dia

Tuhan... Dia memang tak sempurna

Tuhan... Dia memang bukan yang pertama

Tuhan... Dia hanyalah seorang hamba-Mu yang biasa

Tuhan... Dia akan tetap seperti Dia


Dia membuatku merasa semangat

Dia membuat hariku seakan berwarna kembali

Yaa... Aku nyaman didekatnya


Disaat Dia tak ada disampingku

Ku mencoba mencari bayangannya

Ternyata Dia tak datang

Dan ku merasa kehilangan


Selalu teringat canda dan tawanya

Yang tak pernah dapat ku tebak apa artinya

Entah tertawa atau untuk topeng sepertiku

Tapi ku senang melihat tawa diwajah itu


Ketika Dia terdiam menyimbolkan keseriusannya

Ketika Dia tersenyum mengguratkan kebahagiaanya

Lalu simbol apa untuk menunjukkan kesedihannya??

Berharap selalu ada tawa diwajahnya

Yang akan membuatku teringat tentang cerianya

Meski ku tak bersamanya lagi suatu saat


»»  READ MORE...

Selasa, 05 Juni 2012

Tak Tahu

Tuhan... Untuk yang ke sekian kalinya aku seperti ini lagi. Merasakan perih yang teramat dalam dan begitu menyesakkan dada hingga ku tak sanggup bernapas. Tak sempat aku berpikir bahwa aku akan mengalaminya lagi. Aku hanya dapat berharap dan menunggu, meskipun aku akui bahwa aku sangat benci dengan kalimat-kalimat tersebut. Apakah ini jawaban atas pertanyaan yang sempat aku utarakan pada-Mu??

Pada akhirnya ku harus terluka seperti yang sudah-sudah. Yaa aku sadar bahwa aku bukan perempuan yang sempurna seperti Siti Khadijah, tapi aku mencoba untuk selalu ingin memperbaiki diriku agar aku seperti Beliau. Setelah aku pikirkan, ternyata takdir tidak menyatukan aku dan Dia. Aku tak pernah dapat menghilangkan pikiranku yang selalu terbayang olehnya, ada atau ti tak memikirkannya, ku mencoba menggantinya dengan sosok yang baru yang lebih perhatian darinya, tetapi tetap saja bayangannya selalu muncul dalam benakka sepele, padahal itu sangat berarti untukku.

Aku memang terlihat biasa saja, bahkan mau dilihat dari sisi manapun aku tetap terlihat biasa saja, tidak aembuatku terhina dan tersiksa! Aku akan tetap dingin seperti ini, bahkan aku ingin lebih dingin lagi agar ku tidak mudah merasakan busur panah yang coba mereka panahkan kapan saja padaku.

Aku ingin selalu terlihat tegar dihadapan semua orang, walau harus memakai topeng setiap saat setiap detik. Menyembunyitan yang teramat luar biasa. Tetap saja senyum yang terbias diwajahku selalu menutupi semua guratan kesakitan itu. Senyuman tipis mengartikan bahwa ku sudah lelah tersiksa seperti ini, mau ditambahkan luka yang seperti apa lagi?? Mereka mencoba goyahkan lagi dan lagi, tak puaskah melihatku terus begini??

Tuhan.. Beri sedikit ruang untukku bernapas, beri aku waktu 1 jam saja untukku dapat mengungkapkan semua perasaan ku padanya, beri aku ketegaran yaningku, karna ku yakin hanya Kau-lah yang selalu menemani dan membantuku.

Sempat terlintas untuk mengakhiri hidupku dengan minum baygon, tp urung aku lakukan karna aku tersadar bahwa percuma ada atau tidak aku di dunia ini, masih akan tetap sama keadaannya, tidak akan berubah. Selain dengan minum baygon, aku juga sempat menyayat-nyayat tangan kiri ku. Lalu apa yang sebenarnya terjadi?? Kenapa aku sampai melakukan semua itu?? Maaf aku tidak tahu jawabannya.

Aku merasa hidupku seperti angin yang terhempas mengikuti arah mata angin itu berputar. Ke utara, aku ikut ke utara; begitupun jika ke selatan, timur, dan barat. Seperti juga dedaunan yang gugur dimusim semi, yang jatuh lalu terhempas oleh angin, entah terbuang kemana.

»»  READ MORE...

Sabtu, 02 Juni 2012

Go To Ancol

Hari ini buat pertama kalinya aku naik Busway dari Terminal Rambutan ke Ancol dan pertama kalinya juga aku jalan-jalan ke Ancol bareng temen-temen kampus (ada April upil, Yuni curut, Dani mbuul hihihi). Wuiiidiih seruu beud disana meski cuma ber-4 aja.

Ada konflik dulu tuh sebelum kesana, yang 1 batalin gitu aja dan yang 1 lagi gak ada kabar. Tapi gak apa-apa, positif thinking (tetep dalam hati mah nyesek, kesel tuh).

Tadi jalan-jalan dulu (rebutan arah jalan dulu hahaha upil sama mbuul, aku sama curut mah diem aja hahaha, biasa masalah dalam rumah tangga wkwkwk). Terus makan dulu di AW (yaah saosTadi juga niatnya mau teriak tuh, tapi Alay aja dengernya hihihi).

Eeeehh pas pulangnya mau keluar Ancol, kita bingung arah keluarnya kemana. Alhasil ngikutin orang aja, terus ada tulisan (selain karyawan/i dilarang masuk) baru nyadar kalo keluar dari jalan itu tuh parikiran motor dan yang kagetnya lagi tuh kita tau-tau udah di pintu masuk Dufan hahaha. Yowes jalan aja keluar sambil nutupin tangan (kali gitu ada petugas yang liat ko gak ada cap stempel Dufannya hahaha. Abis itu naik menuju Halte Busway (buseeet itu pegel, capek, laper, naik terus turun lagi :( ). Tetep aja penyiksaan gak berakhir disitu, kita nungguin Busway jurusan Ancol-PGC tuh laaammaaa buanget (mana pegel kaki, lecet lagi, eehh nunggunya lama). Selain nunggu lama, di dalam Busway kita duduk dari Ancol sampe PGC. Belum lagi naik angkot dari PGC ke kampung artisnya lama juga, macet banget (Jakarta gak jauh dari macet yaa, tapi seru hahaha).

Pulang dari Ancol aku bareng curut, soalnya upil pulang kerumahnya. Alhasil aku kelabakan tuh mau pulang ke Depok sama siapa. Aaahh untungnya ada pa aja), udah nunggu dijemput Dia sendirian depan Naga, mana dingin banget, bibir udah pada pucet :(. Tapi gak apa-apa yang penting dijemput, abis gak berani pulang sendiri, udah jam 9 malem juga.

Yeee aku juga diajak makan sama Dia dulu di Saung Abun depan H. Karna aku masih kesel sama Dia, aku jutekin Dia aja tuh disana, abis bete banget sih. Yaah pas disana banyak temen-temen Tema-nya si kakak, yowes kenalan deh sama mereka (asik-asik ko orang-orangnya hat makan deh hahaha. Aku makan Ayam Kremes, terus dia makan Ayam Penyet samping Lawson (sampingnya, bukannya dalemnya wkwkwk). Pulang deh ke kontrakan, udah malem gak enak sama yang punya. Kalo rumah sendiri juga tetep aja gak boleh pulang malem, digorok sama bapak hihihi.

Naaah itu perjalanan aku slama seharian ini, mulai dari berangkat sampe pulang.

Ohhh iya lupa, tadi aku sama upil juga sempet mampir dulu kerumahnya si mbuul buat nitipin motor kan. Eehh kita ketemu mamah sama kakaknya si mbuul, heran tuhh mbuul gak mirip sama keduanya deh (mamah sama kakaknya aja kalem gitu, lah nih anak satu mirip sianya emang mau galau sih hahaha (malah sempet mau bikin surat dalam botol, eehh pas di pikir* kaya Ftv beud yaa, terus takut dimarahin karna "mencemari laut, buang sampah sembarangan" hahaha).

Quotes aku buat hari ini "Jangan pernah bertanya aku kenapa, tapi bertanyalah Dia kenapa. Berhenti untuk memperdulikan orang lain, karna belum tentu Dia memperdulikan ku"

»»  READ MORE...

Kamis, 24 Mei 2012

About Me

Zodiak : Taurus Girl

Makanan : Nasi goreng, Mie ayam, Ayam goreng, Capcay (hampir semuanya suka, kecuali yang berbau seafood hihihi)

Minuman : Es teh manis, Jus Alpukat, Es jeruk (tapi kalo dikasih air putih aja juga gak apa-apa hahaha)

Aktris Indonesia : Nabila Syakieb, Asmirandah

Aktor Indonesia : Dude herlino, Reza Rahardian

Aktris Luar Negeri : Yoon Eun-hye

Aktor Luar Negeri : Jack Efron, Joo Ji-hoon, Lee Min-ho

Band Indonesia : Ungu

Band Luar Negeri : Westlife

Penyanyi Indonesia : Agnes Monica

Penyanyi Luar Negeri : Christian Bautista, Anggun C. Sasmi

Film Indonesia : Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, 3 hati 2 dunia 1 cinta

Film Luar Negeri : Harry Potter, The Matrix

Mobil : Jazz, X-over, Yaris (yang pasti warna putih dong)

Warna : Pink, Biru langit, Hitam, Putih

Handphone : Nokia

Laptop : Acer, Toshiba

Sepatu : Wedges ukuran 38

Perhiasan : Cincin, Kalung

Buah : Semangka, Pear, Pisang, Pepaya, Alpukat

Sayuran : Wortel, Tomat, Brokoli

Protein : Tempe, Tahu

Daging : Ayam, Ikan Teri (gak suka ikan! )

Muka : paling suka sama mata, bulu mata, alis

Tangan : paling suka sama jari-jari tangan yang kadang lentik dan ngondek wuahahaha

Gak suka PESELINGKUH

Suka banget KEJUJURAN

Susah buat YAKIN ato percaya sama orang

Motor : Honda

Mie : Rasa Ayam Bawang dan mie goreng (jangan rasa soto! )

Sifat : Keras kepala, Kadang marah-marah gak jelas, Jutek (kata orang-orang), Peduli sama temen (tapi kadang dimanfaatin sama temen)

Sikap : Tegas, Galak

Prioritas utama adalah Keluarga dan Karir (cinta?? Ntar juga ngekor kalo keluarga sama karir sukses, Amien :) )

»»  READ MORE...

Satu Jam Saja --- Lala Karmela

Jangan berakhir aku tak ingin berakhir
Satu jam saja ku ingin diam berdua
Mengenang yang pernah ada

Jangan berakhir karna esok takkan lagi
Satu jam saja hingga ku rasa bahagia
Mengakhiri segalanya

Tapi kini tak mungkin lagi
Katamu semua sudah tak berarti
Satu jam saja itu pun tak mungkin
(tak mungkin lagi) tak mungkin lagi

Jangan berakhir ku ingin sebentar lagi
Satu jam saja izinkan aku merasa
Rasa itu pernah ada

Jangan berakhir karna esok takkan lagi
Satu jam saja hingga ku rasa bahagia
Mengakhiri segalanya

Tapi kini tak mungkin lagi
Katamu semua sudah tak berarti (tak berarti)
Satu jam saja itu pun tak mungkin (tak mungkin)
Tak mungkin lagi wooo

Jangan berakhir ku ingin sebentar lagi
Satu jam saja izinkan aku merasa
Rasa itu pernah ada
(izinkan aku merasa) rasa itu pernah ada

»»  READ MORE...

Kembali --- Afgan

Tak ku sangka kau di sana entah dengan siapa
Sebulan sudah aku mencarimu
Kasih sungguh aku tak tahu
Dimana dimana oh kasihku

Bila ada tutur kata yang tak kau terima
Tapi mengapa kau harus begitu
Teganya engkau pergi dariku
Kembali kembali oh kasihku

Ketika bersama merajut cinta
Tertawa bahagia kita berdua
Ku ingin kembali bertegur sapa
Kasih jangan biarkan

Kini hatiku hampa
Sunyi sepi tanpa cinta

Bila ada tutur kata yang tak kau terima
Tapi mengapa kau harus begitu
Teganya engkau pergi dariku
Kembali kembali oh kasihku

Ketika bersama merajut cinta
Tertawa bahagia kita berdua
Ku ingin kembali bertegur sapa
Kasih jangan biarkan

Kini hatiku hampa
Sunyi sepi tanpa cinta
Kini hatiku hampa
Sunyi sepi tanpa cinta

»»  READ MORE...

Maafkan Aku


Ibu terimakasih telah melahirkan aku ke dunia ini

Mulai dari segenggam darah dalam janin Mu

Nafas yang Engkau berikan kini mengalir dalam jiwaku

Ayah terimakasih atas seluruh cucuran keringat Mu

Untuk memberikanku dan Ibu sesuap nasi

Teringat semua jerih payah Mu untuk kehidupanku dan Ibu

Tapi...

Maaf jika kehadiranku ini tak seperti apa yang Kalian harapkan

Ini adalah takdir untuk menguji kesabaran Ibu dan Ayah

Melalui aku yang dikirim oleh-Nya

Tak pernah ku mau seperti ini, dan tidak akan pernah ada yang mau

Apa dayaku menginginkan yang lebih

Dapat hidup diantara Kalian penuh cinta kasih

Mungkin Kalian akan malu dengan keadaan ku

Atau bahkan membuangku ke tempat yang hina

Tapi.... Ku mohon kepada Ibu dan Ayah

Ijinkan aku untuk hidup satu hari saja diantara Kalian



»»  READ MORE...

Rabu, 23 Mei 2012

Selamat Jalan Abi

Ruang tunggu klinik itu masih penuh pengunjung. Aku duduk di salah satu sudut bersebelahan dengan seorang wanita seusiaku. Rasa letih yang amat sangat dan linunya persendian ditingkah pula oleh pening di kepala yang semakin terasa berat. Wangi parfum dari wanita muda di sebelahku menghentak-hentak rasa mual dalam perut ini.... Syukurlah namaku segera dipanggil oleh seorang perawat yang manis. Segera aku masuk ke ruang kerja dokter. Seraut wajah tegar menyambutku dengan senyum tipis. Aku pun duduk di kursi seberang meja berhadapan dengannya.

" Nyonya A ?" tanyanya. Aku mengiyakan. " Saya sudah lihat hasil laboratoriumnya , nyonya positif." Lanjutnya pula." Bagaimana dok ?" tanyaku berharap ketegasan. " Anda hamil." Disebutkannya usia kandunganku yang rupanya sedang dalam masa emesis.Oh alangkah sulitnya kuungkapkan perasaan hatiku ketika itu. Bertahun-tahun aku menantikannya.

Tuhanku, hanya sebaris kalimat syukur meluncur dari bibirku yang bergetar menahan haru. Dengan cermatnya sang dokter memeriksaku. Sedemikian telitinya hingga aku merasa begitu lama waktu merayap. Akhirnya dokter yang cekatan itu mengatakan bahwa keadaanku normal-normal saja. Begitu pula janin yang kukandung. Diberinya aku resep vitamin dan pelancar metabolisme. Aku pulang dengan rasa bahagia yang tak terkata. Hilang rasa letihku. Hilang segala rasa sakit dalam tubuhku terhapus oleh rasa bahagia menyadari hadirnya buah hati dalam rahimku.

Setiba di rumah, kutumpahkan rasa bahagiaku dalam sujud syukur di hadapan Yang Maha Tinggi.Sungguh karunia-Nya tak pernah putus-putusnya menyirami hidupku.Ilahi, kalau bukan karena Engkau tak mungkin kukenal shalat, tak mungkin kukenal hidayah dan ni’matnya beribadah kepada Engkau. Segala puji hanyalah bagi-Mu.Suamiku,Kunantikan engkau pulang dengan hati girang. Ingin kukabarkan segera berita gembira ini. Kutahu telah sekian lama kau nantikan berita ini terucap dari bibirku. Aku pun hampir tak sabar menanti.Namun hingga senja hari lewat kau belum juga kembali.

Hidangan yang telah kusiapkan mulai menjadi dingin. Kuhibur hatiku barangkali engkau sedang menghadapi banyak pekerjaan. Kusibukkan pikiranku dengan tadarus Qur’an dan wirid ma’thurat. Semoga engkau tetap dalam lindungan Allah.Menjelang Isha barulah engkau pulang. Dalam kepenatan kutangkap kilatan cahaya dari sepasang matamu yang teduh. Bersinar kemilau namun sulit untuk kutafsirkan. Lalu dengan lembut engkau minta maaf karena terlambat pulang. Ada urusan penting rupanya hingga engkau tertahan sekian lama. Buatku sendiri, melihat dirimu saja sudah cukup menenteramkan perasaanku, menghapus penantian yang terasa amat panjang. Hanya saja melihat engkau letih begitu, kuurungkan niatku untuk menyampaikan berita itu. Biarlah kutunggu hingga hilang penatmu, kunanti hingga engkau segar kembali …

Usai shalat ‘isha berjamaah, engkau mengajakku berbicara. Ketika itu fahamlah aku kilat bahagia apa yang bersinar di matamu saat kau pulang tadi. Ini adalah momen yang sangat penting dalam hidupku. Dapat kurasakan kebahagiaanmu dan akupun bahagia pula karenanya. Namun, tiba-tiba serasa ada yang menghentak dalam dadaku. Sesungguhnya apa yang kau katakan adalah ikrar dan cita-cita kita sejak lama. Tetapi saat ini aku merasakannya sebagai sesuatu yang teramat berat. Aku memerlukan segunung ketabahan dan kekuatan iman !Perasaan manusiawiku kepadamu sungguh tak dapat kugambarkan bagaimana. Meski begitu aku menyadari kecintaan kepada Allah harus kutempatkan di atas segalanya. Apa yang ada padaku saat ini bukanlah milikku.

Karunia Allah sajalah yang membuatkku dapat merasakan ni’matnya iman dan islam di sisimu. Dan kini, mestikah kutahan-tahan apa yang bukan milikku ketika Sang Pemilik memintanya ?Tetapi, haruskan kulepaskan kebahagiaan yang baru saja kurasakan ? Haruskah ???Suara gemuruh bertalu-talu seperti hendak memecahkan dadaku. Bertarung antara suara hati nuraniku melawan emosi dan nafsu. Antara keikhlasan dalam cinta kepada-Nya dan cinta manusiawiku kepada suami dan anakku yang belum lagi terlahir.Ilahi, mestikah aku kehilangan saat-saat bahagia yang tengah kugenggam dengan merelakan suamiku pergi yang entah kapan akan kembali atau bahkan tidak akan pernah kembali lagi ...?Dan anakku, ia akan menjadi yatim sebelum sempat memandang wajah ayahnya.Lalu, bagaimanakah akan kuhadapi hidup ini tanpa dirinya lagi, tanpa bimbingan dan perlindungannya ?Sanggupkah aku ???Di puncak pergulatan batin, saat itulah gelegar dahsyat menghentikan bisikan iblis dalam batinku bagai suara guntur mengatasi gemuruh hujan.

" Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah, dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya……"" Katakanlah : jika bapak-bapakmu, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan jihad di jalan-Nya maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasiq…

"Bagai canon menghancurkan dinding konstantinopel, rontoklah bayang-bayang ego-ku. Batu karang di lautan jiwa ini luruh berkeping-keping. Aku tersadar dalam pemahaman yang segar tentang hakikat cinta.Ya Allah, wahai Kekasih, asal Engkau tidak tinggalkan aku dalam lautan cinta ini, asal Engkau tidak murka padaku, aku tidak peduli !Hanya keselamatan dari-Mu lebih melapangkan hati hamba-Mu ini. Aku berlindung dengan nur wajah-Mu yang menerangi kegelapan dan menjamin kebaikan di dunia dan akhirat dari amarah-Mu yang akan menimpa diriku dan murka-Mu yang akan membinasakanku.

Kumohon ridha-Mu sampai kuperolehnya.Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu juga …….Ada rasa lapang di dada. Kubiarkan hawa kepasrahan mengisi paru-paru. Duka kali ini terasa begitu manis. Ada rasa sesak yang terangkat ketika malaikat membukakan pintu langit. Saat kau bertanya bagaimana pendapatku; dengan mantap kukatakan padamu :" Bukankah sejak kita menikah telah kita ikrarkan bahwa perkawinan ini adalah bagian dari perjuangan ? Telah kita tetapkan syahid di atas keingininan yang lainnya, ingatkah kau ?Kini, apakah aku akan menghalangimu untuk menggapai cita-cita kita itu ?

Tidak, bang Jundi. Karunia Allah yang diberikan kepada kita dalam Iman dan Islam jauh lebih besar ketimbang pengorbanan yang harus kita lakukan saat ini. Benar, kasihku padamu tak terhingga besarnya. Namun itu semua karena cinta kepada Allah jua. Berangkatlah, bang. Insha Allah saya akan tabah. Hanya saja tolong doakan agar saya teguh hati meniti perjalanan hidup ini hingga Allah mempertemukan kita kembali di akhirat kelak….

"Usai berkata begitu kumintakan maafmu kalau-kalau selama kita bersama terdapat sikapku yang kurang kau sukai. Engkau hadiahi aku dengan senyum penuh makna. Takjub aku akan akhlakmu. Engkau begitu memuliakanku selama ini padahal aku bukanlah orang yang pantas menerima kehormatan seperti itu. Pedih hati ini mengingat cacat-celaku, namun terobat perasaanku ketika engkau katakan bahwa engkau sangat berharap doa dariku.Malam merayap perlahan. Rembulan tersenyum lembut ketika kusibak tirai jendela kamar. Aku masih terjaga ketika engkau telah terlelap dalam letihmu setelah seharian bekerja.

Dalam hening kutatap wajahmu, kukirim sebait doa yang tumpas di kesunyian.Suamiku, sungguh kasih sayang Allah yang tak terhingga ketika mempertemukanmu kepadaku sebagai suami yang begitu bersih buatku. Ketika itu aku tengah tersaruk-saruk meninggalkan masa-masa kebodohan. Tanganku menggapai-gapai mencari pokok tempat bergantung. Ketika itulah atas takdir Allah tangan kokohmu menyambutku, membimbingku dari alam ketidakpastian ke dalam cahaya Islam yang cemerlang. Kaubawa aku dalam hidup penuh makna di bawah bimbingan rabbanimu. Kauluruskan cara berfikir, berasa dan bertindakku selaras dien yang hanif ini.Lalu kau arahkan aku agar dapat berjalan sendiri.Hidup bersamamu bukannya dalam taburan madu. Aku sering kau tinggalkan ketika tugas mewajibkanmu untuk pergi. Namun itulah cara terbaik bagiku. Dengan begitu sandaranku kepada Allah menjadi lebih kokoh. Dan kini kau akan meninggalkanku untuk cita-cita tertinggimu. Firasatku mengatakan kau tak akan kembali .

Sesaat aku teringat anak kita. Ah anak kita. Aku belum sempat lagi mengabarkannya kepadamu. Semoga ia mewarisi sifat baikmu. Apakah yang harus kuperbuat kini ?Dalam doa yang kudus kumohon pertolongan dari-Nya. Kuhapus air mata yang menetes agar tak sempat terlihat olehmu.

Namun, ikatan batin kita demikian kuatnya, melampaui dimensi ruang dan waktu, mengatasi mimpi indah yang mengabarkan suara hati dari lubuk jantung yang paling dalam.Tiba-tiba saja engkau terjaga dari lelapmu. " Adakah yang ingin dinda katakan ?" suaramu lirih seperti desir angin menyibak padang ilalang.Mestikah kukatakan kepadamu tentang si kecil yang denyut kehidupannya mulai berlagu dalam rahimku ?Wahai suamiku, bukan aku ragu akan keteguhanmu bila mendengar kabar ini sebab aku percaya engkau seorang yang istiqamah. Hanya saja aku ingin menutup serapat mungkin pintu fitnah yang dapat kutimbulkan terhadapmu dariku dan anak kita.

Tetapi dapatkah kusembunyikan hal ini darimu ? Apakah keterjagaanmu merupakan isyarat dari Allah? Dan bukankah inipun merupakan satu bentuk ujian dari-Nya ?Kudekati dirimu. " Bang Jundi." Panggilku. " Janganlah apa yang akan saya sampaikan ini menjadikan penghalang dari langkah yang telah abang putuskan."Engkau tersenyum tanpa mengurangi perhatianmu akan kata-kataku." Insha Allah sepeninggal abang nanti saya tidak akan merasa sendirian….sebab senantiasa ada Allah dan.ada jundi kecil yang akan saya jaga sebaik-baiknya " kataku. Hening sesaat. Sejenak kulihat kau tertegun. Aku mengerti perasaanmu. Bukankah sudah lama kau nantikan hadirnya buah cinta kita ?" Abang," sambungku ," bukannya saya sangsi akan keteguhan hati abang, tapi karena saya tidak ingin isteri dan anakmu ini menjadi fitnah bagi tekad suci kita. Abang tak boleh surut melangkah. Jangan abang risau karena masih ada saya yang akan membesarkan anak kita …dan ada Allah yang akan melindungi kami selalu" Aku berusaha untuk tetap tegar.

Kusingkirkan jauh-jauh perasaan iba-kewanitaanku yang kutahu menjadi titik lemahku.Kau rengkuh aku penuh kasih sayang. " Dinda," ujarmu, " engkau adalah sebaik-baik ni’mat yang Allah anugerahkan pada ku "Ah suaramu itu begitu sejuk seperti percik air surga. Ada rasa damai di hati.Ada rasa hangat menyelinap di relung-relung jiwa . Tengah malam belum lagi lewat ketika kita berdua sama-sama bersujud menghadapkan wajah dan hati kita kepada Allah. Semburat nur Ilahi serasa meliputi kita berdua.Suamiku, tidak lama setelah itu engkau benar-benar berangkat menuju bumi jihad.Ambon manise hingga kini masih menangis. Bumi Aceh sudah lama merintih. Belum lagi lagu lama di Palestina, Bosnia, Kosovo, Moro, Azerbaijan, Chechnya dan belahan bumi lainnya yang menjerit ditikam pisau kezaliman.Berangkatlah, kekasih. Jangan biarkan serdadu thaghut itu merobek jantung orang-orang yang lemah dan anak-anak yang tak berdosa. Bila teringat anak kita, ingat-ingatlah bahwa di sana lebih banyak lagi anak-anak yang terpaksa lahir sebelum waktunya. Dahsyatnya perang membuat mereka harus cepat dilahirkan.

Sementara itu usia anak kita makin bertambah jua. Gelinjang halus bagai semangat yang menyelinap ke seluruh sel tubuhku.Mulai terasa ia bergerak dan menendang-nendang dengan gagahnya seperti kau… yang dengan gagahnya menyerbu musuh di medan-medan pertempuran.Allahu Akbar !Suamiku, rinduku padamu bukanlah keinginan untuk bermesra dan memadu kasih, tapi …aku rindukan suasana beribadah bersamamu. Ingin shalat di belakangmu, ingin mencium tanganmu , meminta maaf dan berdiskusi denganmu sebab setiap kata yang terucap dari bibirmu adalah tarbiyah bagiku dan memberiku kekuatan ketika aku kau tinggalkan.

Bila rindu datang mengganggu, kubuka kembali buku-bukumu. Terhibur hati ini. Kurasakan seolah-olah kau hadir di sisiku. Namun terkadang bisikan yang tak kuingini datang juga. Betapa pintarnya syetan mencari jalan untuk melemahkanku. Teringat aku akan kata-katamu bahwa cinta Allah mengatasi segalanya. Akupun bermunajat kepada Allah agar diberi kekuatan dan ketabahan dan semoga Ia mengampuniku.Bang Jundi, tujuh bulan usia anak kita dalam rahimku ketika suatu malam aku bermimpi berjumpa denganmu. Kau nampak sangat elok dan bercahaya. Kulihat rembulan di atasmu, kupandang bergantian antara kau dan rembulan namun kau nampak lebih indah…… bahkan bintang-bintang pun tak dapat menandingi parasmu.

Aku terjaga. Hilang segala sedih dari hatiku. Sejuk perasaanku. Aku pun bersujud memohon barakah Allah atasmu.Esok harinya seisi rumah kita nampak bercahaya kemilau. Benderang luar biasa. Semerbak wangi membuatku terheran-heran. Wanginya…sulit untuk kukatakan. Belum pernah kucium wangi seharum ini.Sahabat-sahabatku di jalan Allah yang berta’lim di rumah kita ribut saling bertanya satu sama lain. Tiada seorangpun di antara kami yang memakai parfum !Baru kudapat jawabnya ketika Ayah dan seorang sahabatmu berta’ziah ke rumah. Ya, engkau sudah berada di tempat yang jauh …….Tidak, kekasih. Tidak patah semangatku dengan kepergianmu. Aku tahu engkau telah menepati janji.Engkau tidak mati! Engkau tetap hidup!!!!!


" Dan janganlah kamu mengatakan kepada orang-orang yang gugur di jalan Allah,mati ; bahkan mereka itu hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya …."" Di antara orang-orang mu’min itu ada para rijal yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur ada pula yang menanti-nanti (giliran) dan mereka sedikitpun tidak mengubah janjinya." Selamat jalan, bang Jundi. Nantikan aku di sana. Kepergianmu adalah satu kepastian. Kini, ujian dan derita yang mesti kuhadapi tidak lagi kurasakan sebagai luka namun bagai angin sejuk yang menyegarkan semangat juangku. Hari-hari berlalu dalam deru semangat yang tak pernah pupus. Saat kelahiran anak kita kian dekat. Nyeri yang hebat mulai melilit-lilit dalam perutku. Aku tak bisa lagi berjalan. Hari itu kubaca surah Yusuf, surah Maryam, surah Luqman dan surah Muhammad berulang-ulang. Kuhadiahkan buat anak kita yang bakal lahir. Tak jadi soal laki-laki atau perempuan. Yang terpenting ia berakhlak mulia dan menjadi anak yang shalih yang bakal menyambung tugas para nabi, menyebarkan syi’ar Islam di muka bumi ini.

Ya Allah, tabahkan hatiku. Semoga dosaku akan turut terhapus dengan lahirnya anak dalam kandunganku ini ,Ketika saatnya tiba, sahabat-sahabat kita yang tulus membawaku ke rumah sakit. Jerit si buyung yang lahir memecah jagat raya….pekik tangisnya menghapus segala rasa sakitku. AlhamduliLlah dia selamat. Dia tampan dan gagah sepertimu, dia rijal sepertimu.Saat kutatap anak kita, hatiku tiba-tiba rawan. Sanggupkah aku menjadi ibu yang baik ???Akupun berbisik padanya ," Wahai ananda, janganlah kau ikuti sifat ibumu yang buruk. Milikilah sifat yang terpuji. Engkau adalah harta yang paling berharga.

" Kucium ia penuh kasih disaat tangis pertamanya memecah bumi.Kunamai anak kita dengan nama yang pernah kau sebut dulu. Semoga Allah mengabulkan doa dalam nama yang indah itu. Suamiku,Satu langkah telah kutempuh. Beribu-ribu langkah lagi membentang di hadapanku. Badai gelombang yang garang harus kuhadapi. o¬nak dan duri yang terserak sepanjang perjalanan harus kulewati. Angin puting beliung pun harus kulampaui. Berat memang. Apalagi kuharus melangkah tanpamu. Namun kuyakin Allah senantiasa melindungiku.

Aku tahu cinta dan nafas perjuanganmu senantiasa mengisi hatiku. Ada rasa bangga mengenang dirimu.Dengan ‘izzah inilah kan kubesarkan buah hati kita.Kekasihku, Satu lagi janji harus kupenuhi. Aku ingin menghantarkan anak kita agar dapat menyusulmu. Kuingin ia pun sampai ke gerbang kecintaan-Nya. Aku akan tetap melangkah. Selangkah demi selangkah aku menapak. Satu langkah lagi. Ya satu langkah lagi!


Sumber : www.halalkanakuayah.facebook.com
»»  READ MORE...

With My Friends






























»»  READ MORE...

Temani Aku --- SHE

kucoba tutup hariku
lewati hari bersamamu
lupakan kenangan yang lalu
saat kau masih disisiku

dan kini kau kembali
inginkan ku jadi milikmu
mengulang kisah yang tlah lalu
namun untuk selamanya


(dengarlah kini ku katakan)
temani aku disini
jangan pernah pergi lagi
kuingin kau ada di sisiku kini dan selamanya
yakinkan hatimu sayang
jika aku yang kau pilih
pastikan diriku yang terakhir di dalam hatimu


»»  READ MORE...

Makasih ^_^

  1. Dia adalah sosok kakak yang aku mau
  2. Dia adalah sosok kakak yang selalu ada untukku
  3. Dia adalah sosok kakak yang perhatian dengan adiknya
  4. Dia adalah sosok kakak yang siap kapan saja membantuku
  5. Dia adalah sosok kakak yang rela mengorbankan waktunya untukku
  6. Dia adalah sosok kakak yang dapat membuatku tersenyum disaat ku terjatuh karena Dia
  7. Dia adalah sosok kakak yang sempat menjauhiku agar aku dapat dekat dengan Dia
  8. Dia adalah sosok kakak yang pertama aku kenal dikelas (dengan gayanya yang nyentrik hihihi)
  9. Dia adalah sosok kakak yang selalu mengkhawatirkan keadaan ku
  10. Dia adalah sosok kakak yang tak pernah lelah membantuku
  11. Dia adalah sosok kakak yang selalu mau direpotkan oleh ku
  12. Dia adalah sosok kakak yang selalu menyemangatiku
  13. Dia adalah sosok kakak yang akan marah kalau aku melakukan hal-hal yang menurutnya tidak baik
  14. Dia adalah sosok kakak yang memberiku kejutan saat hari ulang tahun ku
  15. Dia adalah sosok kakak yang rela difitnah demi membantuku
  16. Dia adalah sosok kakak yang mau kapan saja meminjamkan pundaknya saat ku menangis
  17. Dia adalah sosok kakak yang selalu mendengarkan semua keluhan ku
  18. Dia adalah sosok kakak yang mau menjadikan dirinya sebagai tempatku bersandar
  19. Dia adalah sosok kakak yang selalu mencoba membuatku tertawa
  20. Dia adalah sosok kakak dengan kesederhanaannya
  21. Dia adalah sosok kakak yang terkadang marah-marah tidak jelas denganku
  22. Dia adalah sosok kakak yang siaga saat ku terkena musibah
  23. Dia adalah sosok kakak yang selalu berusaha menjagaku
  24. Dia adalah sosok kakak yang tak pernah malu ketika berjalan atau berbicara denganku
  25. Dia adalah sosok kakak yang selalu bertanya "sehatkan???" kepadaku
Yaaa itu mungkin beberapa sosok yang aku inget dari kamu ka. Satu hal yang harus kamu tau, posisi kamu sebagai kakak aku itu lebih penting dibandingkan posisi teman, sahabat, ataupun pacar sekaligus. Karena kakak-lah yang selama ini selalu ada buat aku, yaa emang sih aku sempet berharap Dia bisa kaya kakak, tapi aku sadar kalau ternyata emang kakak-lah kakak aku.
hhhhmmm meskipun sekarang kakak masih seneng lajang, berarti aku masih boleh yaa repotin kakak?? Hihihi. Tapi tenang aja, aku ngerepotin kakak cuma selama kakak belom punya pacar aja ko (gak tau yaa kalo ntar kakak udah punya pacar, aku masih ngerepotin atau gak hihihi). Yaaa mungkin pasti masih ngerepotin sih, tapi yooo aku tau lah ka batesan aku sebagai ade mu tuh kaya gimana. Makanya cepet-cepet punya pacar deeh biar gak direpotin aku terus hahaha, tapi pacarnya kalo bisa yang sayang sama aku juga yoo (kan enak tuuh jadi punya 2 kakak yang siap buat jagain aku wuahahaha).
Aku inget pas kakak jemput aku di Terminal, kakak itu baru bangun tidur, eeehh nyempetin buat jemput aku. Nganterin tugas presentasi ke kontrakan padahal udah malem banget terus lagi ujan dan itu tuh kakak abis latihan teater. hhhmm pas aku keilangan juga, ada yang bilang kalo kakak ini-lah terus itu-lah. Maaf yooo ka kalo selama ini aku selalu ngerepotin terus-terusan. Oya aku juga inget kalo kakak mau jagain aku, terus jagain aku yaa ka, mau aku udah punya seseorang yang bisa jagain aku pun, aku tetep maunya kakak yang jagain aku.
Aku juga bakalan lebih mandiri lagi dari sekarang dan harus bisa nyelesein masalahku sendiri. Bener katamu "kalo belum bener-bener siap, jangan coba-coba!!" (kaya iklan opo yooo??? Yang buat anak ko coba-coba hahaha).
Dan yang pasti aku gak mudah nangis cuma karna perasaan ku ke seseorang. Mungkin kakak yang selalu liat aku nangis ketimbang ketawa, biarin ka orang-orang liat aku ceria, asal jangan liat aku yang lagi menyedihkan. Sosok kakak yang terbaik buat aku cuma kamu ka.... senyum
Makasih buat semua yang udah kakak kasih ke aku (hhhmm boneka dan tirai Tazmania nya juga yaa sengihnampakgigi )
»»  READ MORE...

Sabtu, 19 Mei 2012

Mr. D

Hari ini awal pertemuan aku sama Mr. D. Kesan pertama aku ketemu Dia yaa baik, sopan, ramah, tapi Dia terlalu jaim (gara-gara pertama ketemu kali yaa?? Hahaha).

Kita makan, jalan di sekitar tempat itu aja. Dan yang pasti gak cuma berdua aja makannya, kita di temenin sahabat yang sekaligus orang yang ngenalin aku sama Dia.

Tapi ada perasaan bersalah pas aku ketemu Dia, kenapa yaa??

Yang pasti aku gak dijemput dan dianter sama Dia pulang, aku tetep dianter dan dijemput sama adikku.

Aku tetep jaga perasaan ini entah buat siapa yang aku pilih

»»  READ MORE...

Kamis, 17 Mei 2012

Quotes

Membuka hati untuk seseorang itu tidak mudah, dibutuhkan kepercayaan dan keyakinan diri yang tinggi. Dan tidak diperbolehkan menengok lagi ke belakang karna akan menggagalkan keyakinan diri tersebut. Cukup sudah meninggalkan kesan yang sedih atau bahagia, karna semuanya hanya akan terwujud di masa datang, bukan di masa lalu. Anggap saja semua cerita masa lalu adalah sebuah kenangan indah, maka kita tidak akan merasa kecewa ataupun gembira dengan masa-masa lalu itu. Dan akan merasa lebih tenang saat menapaki masa atau cerita yang akan datang bersama seseorang yang baru, atau dengan orang yang lama tapi dalam cerita yang berbeda.

Melupakan seseorang dengan alasan karna Dia telah menyakiti perasaan kita itu bukanlah tindakan yang benar atau salah. Sejujurnya sekuat apapun kita untuk melupakannya, itu adalah hal yang mustahil dilakukan, kecuali jika kita amnesia. Tapi ada cara yang lebih baik dibandingkan apabila kita harus melupakannya, yaitu kita harus berani menunjukkan perasaan tidak mudah menyerah yang dalam artian tanpa tangis atau merasa tegar dihadapannya. Karna jika kita terlihat lemah, maka Dia akan merasa puas telah menyakiti hati kita. Meskipun hati kita sebenarnya menangis, tapi cobalah untuk tetap tegar didepannya.

Benci dan Cinta itu bedanya tipis, seperti perbedaan antara sahabat dan musuh. Yang tadinya kita saling benci, tetapi jika orang yang kita benci itu adalah jodoh yang Allah swt tulis di Lauhful Mahfudz, maka dengan kata lain perasaan benci itu akan berubah menjadi cinta. Sebaliknya jika orang yang dekat dengan kita dan akan merencanakan hubungan ke tahap yang lebih serius, tapi Allah tidak menakdirkan kita dengannya, maka hubungan percintaan tersebut akan berubah jadi perasaan saling benci. Begitupun dengan persahabatan dan permusuhan, sangatlah tipis bedanya. Jadi jangan pernah kita merasa paling "wah" padahal kita ini kecil dihadapan sang Khalik.

Tak ada siapapun yang tahu siapa jodoh kita, jika kita pertanyakan itu kepada siapapun, maka sama saja seperti kita menanyakan kapan kematian merenggut orang yang tanya. Iya... Jodoh dan kematian adalah sama-sama takdir Allah swt yang tidak dapat kita gadaikan oleh apapun dan siapapun, kita harus dapat menerima apa yang telah Allah swt takdirkan kepada kita dengan rasa yang Ikhlas dan penuh rasa sabar agar dapat kita pertanggungjawabkan di Akhirat kelak.

»»  READ MORE...

Sabtu, 12 Mei 2012

Miss You

butiran air mata ini hanya untuk mu Ma
tubuh ini ku jadikan kobaran semangat untuk mu Pak
dan sikap ini ku jadikan ketegasan untuk mu De
 

Jauh disini ku menahan rindu
Hingga tak terasa tetesan air mata pun mengalir di pipiku
Ingin rasanya ku peluk dan cium kalian
Tapi jarak harus memisahkan kita
 

Andai kalian tahu
Rinduku ingin bertemu
Hanya bayanganlah yang slalu datang
Mencoba kurangi rasa rindu dalam dada

Apa kalian juga merasakannya ??
 
Slalu saja ku teringat akan kalian yang jauh disana
Kebersamaanlah yang tak dapat ku lupakan
Dan sampai kapan pun ku kan tetap sayang
Meski foto dan bayangan yang jadi obat rinduku
 
»»  READ MORE...

My Story

Ini kisah hidupku yang berawal dari aku dilahirkan tanggal 4 Mei dari pasangan suami istri yang mungkin hidup berkecukupan. Aku anak sekaligus cucu pertama dari kedua keluarga orang tua ku, mungkin aku patut bangga karna aku terlahir pertama, tapi bukan kebanggaan yang aku dapat, melainkan beban karna aku menjadi panutan untuk saudara-saudara ku yang lain. Meskipun begitu aku senang, karna aku dimanja dan disayang oleh kedua keluarga besar ini. Karna aku terlahir pertama, maka aku tidak boleh membuat mereka kecewa sama kelakuan ku yang mayoritasnya keras kepala dan terkadang tempramen, tapi cukup ngadepin semua masalah pelik disekitar keluarga ku.
Nggak banyak orang yang tahu sama masalah ku, mereka cuma sahabat terdekat ku aja. Karna aku emang gak bisa terbuka sama apa yang lagi aku rasain. Aku juga bukan tipe orang yang mau ngumbar setiap masalahnya ke publik, aku ngerasa ngumbar aib ku kalo aku harus cerita ke banyak orang. Kadang aku lebih suka cerita di buku ato tulisan.
Masalah ... Apa sih yang kita tahu tentang masalah ??
Yaa semua orang pasti tahu itu, karna manusia gak bakalan jauh dari masalah. Bahkan orang itu gak pernah bisa sabar kalo dia gak diberi ujian berupa masalah. Karna masalah lah yang membuat seseorang itu tahu jati dirinya dan cara menyelesaikan masalahnya sendiri tuuh seperti apa.
Dan aku pun juga pernah mempunyai masalah, gak cuma sekali dua kali ato satu dua masalah yang aku harus selesain, tapi banyak dan itu ngeharusin aku buat tetep sabar dan tegar, yaa walaupun harus sampe nangis juga.
Mulai dari aku di fitnah , kerenggangan antara aku dan orang tua , kerenggangan hubungan orang tua sama keluarga mereka , masalah aku di sekolah yang pernah bolos gara-gara pusing mikirin masalah orang tua yang sering berantem , nilai aku yang sempet jatuh gara-gara mikirin orang tua yang mutusin buat cerai pas aku mau UN , penghasilan orang tua yang kadang gak menentu dan menjadi perdebatan dirumah , ekonomi yang sempet gak karuan dan akhirnya pernah merasakan ada dibawah kaya roda yang kadang dibawah kadang diatas , sakit yang aku rasain dan diharuskan untuk check-up terus yang butuhin biaya gak sedikit. Itu baru sebagian besar masalah yang aku hadapi dan aku rasa belum semuanya aku selesain. Aku butuh proses buat selesain semua masalah itu, karna fisik dan psikis seseorang gak mudah buat dipaksa. Tapi aku bersyukur karna Allah swt kasih aku semua masalah-masalah ini, itu tandanya Beliau sayang sama aku dan yakin kalo aku bisa nyelesein masalah yang Beliau beri.
Dibilang pengen menyerah ada , dibilang capek ada , dibilang pengen nangis sih udah pasti ada , dibilang gak sanggup buat sabar juga ada. Tapi mau gimana lagi, ini ujian yang harus aku lakuin. Kalo aku berhasil berarti aku termasuk orang yang sabar dan tegar. Tapi ada saatnya aku capek dan ngerasa pengen menyerah sama takdir. Karna sampe kapanpun aku ngerasa gak bisa selesein semua masalah ini. Yaa dan aku juga cenderung tertutup sama orang tua ku.
Anak mana yang tega ngeliat orang tuanya berantem selisih pendapat sampe keluar kata "CERAI" ??  Jawabannya udah pasti gak tega dan gak mau ngeliatnya, tapi kalo aku diharuskan ngeliat kenyataannya kaya gini. Sempet mikir buat ngehapus kata cerai dan perpisahan dari pikiran manusia. Karna percuma aja hidup kalo isinya nangis dan nangis.

»»  READ MORE...

Senin, 07 Mei 2012

My Birth ** 04 Mei 2012 **

Teng jam 00.00 aku deg-deg an, tapi sebelum tanggalnya emang udah ada yang ngucapin sih (Mr. D) hahaha. Dan Dia ngucapin beberapa menit di pas hari H nya hihihi senengnya (tapi dia ngucapin di jejaring sosial, bukan ke aku aku langsung, yaa seenggaknya sih sms atau telepon ke no ku), tapi no problem yang penting dia "inget" yaa seenggaknya dia tau lah aku ulang taun.
hhhhmmm sehari sebelumnya aku nginep dirumah Upil (sahabatku, sekaligus kaka ku hahaha) dan aku dapet cipika-cipiki dari mamahnya (wuiiiiihh seneng banget lho, yaa emang bukan mamahku tapi bisa terobatilah hihihi). Dihari itu aku pake baju pink lengkap sama kerudung dan aksesoris yang serba pink juga tentunya (bukan banci pink ko hahaha).
Karna pas dihari jum'at dan jadwal padet banget sampe pulangnya pun sore, alhasil aku dikerjain abis-abisan sama temen-temen ku (apalagi si Dani, pacarnya Upil tuuh). Bayangin aja aku dikunciin di kelas kosong sendirian selama hampir 2 jam an (huuuusshh haus lagi :( ). Udah aku dobrak-dobrak itu pintu tetep aja gak bisa dibuka, yaa iyalah wong diganjel dari luar sama temen-temen (tapi sayang, dia gak masuk pas matkul 1-2). eeehhh pas dikunciin, tau-tau ada yang masuk dan tebak siapa ?? Yaa dia juga dimasukin ke kelas bareng aku (so sweeet deh hahaha, tapi tetep aja mau dikunciin berdua terus sepi juga gak bakalan terjadi apa-apa. Emangnya sinetron gitu hahaha). 


Yaaa ampuuun seharian dikerjain. Mulai dari dikunciin di kelas kosong, bulu mataku di acak-acak, dicipratin air sedikit, digelitikin (lengkap deh hari itu). Oya aku makan siang pertama kalinya di Kantin Bude deket kampus bareng temen-temen (ada Mr. yang dulu sempet aku suka juga lho hehehe).
Sorenya abis pulang kuliah, aku makan kue pancong bareng temen-temen (wuuuiiiissshhh maknyuuus deh pokonya hahaha) ditambah soda susu yang hhhmmm bikin tenggorokan sendawa terus wkwkwk. Yaaa pulang makan sekitar jam 7 an malem lah, walaupun tempat dan makanannya sederhana tapi itu bener-bener seruuu abis hihihi (sayangnya, dia gak ikut. Aku berharap hari itu jadi hari spesial aku dan dapet kejutan dari Dia, tapi yaa itu cuma harapan kosong aja ternyata. Dia tau ulang taun aku aja udah bersyukur banget, eeehhhhh aku malah minta lebih dari Dia. Jangan mimpi deeh Ndry !!). 
Masih berlanjut ternyata hari penyiksaanku. Malemnya kaka ku atau abang ku disini, Dia ngasih kejutan kue buat aku (wuuuiih seneng hahaha) yang bertuliskan "happy b'day INDRI" lengkap sama lilin angka 18 nya hahaha. Selain kue, dia juga ceplokin aku pake telor sama terigu (wuiiish bauuuu banget, masih mending kalo ada airnya. Ini cuma telor sama terigu aja, kan kering banget) hhhhmmmm kebayangkan bau amisnya gimana ??. Yaapppss dia lah yang ngasih aku kejutan, ternyata bukan dari orang yang aku harapin kejutan itu ada, tapi dari orang yang gak aku sangka-sangka malah aku dapetin kejutan itu (bukannya bermaksud buat banding-bandingin kamu sama kaka ku, tapi kenyataannya emang kaya gitu. Ternyata hubungan kaka-adik lebih deket dibanding hubungan suka-sukaan, meski bukan kaka beneran tapi aku cukup nyaman dan seneng). Karna kuenya masih bersisa banyak, aku bawa kue itu ke kelas dan aku bagiin ke temen-temen, biar mereka juga tau betapa senengnya aku dan bisa berbagi kesenangan sama mereka.










Hari H atau jum'at itu bener dikasih banyak kejutan sama temen-temen. Dan dihari minggunya aku juga ngerayain ulang taun ku bareng orang tua dan sahabat-sahabat ku (sayang cuma Icha sama Dhara aja). Itu pertama kalinya aku tiup lilin kue ulang taun bareng mamah sama bapak disaksiin temen-temen ku dan kita saling nyuapin kue. hhhmm gak bisa diungkapin kata-kata deh senengnya tuuh kaya gimana. (yang penting aku berasa jadi putri di negeri dongeng hahaha). Oya mamah masakin gudeg lengkap sama tulang-tulangnya tambahannya, salah satu makanan favorit ku dirumah hihihi. 


















 

Dan tetep masih berlanjut. Hari seninnya aku masak nasi liwet dirumahnya Dhara (tetep cuma aku, Dhara, Icha yang bisa ngumpul. Tapi ada orang tuanya Dhara juga ko). Berhubung ulang taunnya Dhara deketan sama aku, jadi aku inisiatif rayain ulang taun kita barengan. Yaa tau lah nasi liwet tuuh lauknya apa aja, meski cuma sederhana tapi rasanya "waah" banget, restoran kalah deeh hahaha. Oya aku dapet kado dari Icha, sepasang piama warna biru-pink yang lucu banget hihihi.
Ini adalah perayaan ulang taun pertama aku yang bener-bener spesial yang di temenin sama orang-orang yang spesial juga tentunya. Semoga doa dari semua temen-temen, sahabat, keluarga, dan semuanya menjadi doa yang dijabah oleh Allah SWT, Allahumma Amien ^_^ dan aku tetep jadi Indry yang selalu tegas dan sabar ngadepin semua ujian dari Allah SWT dan menjadi pribadi yang lebih baik dari hari-hari sebelumnya, Allahumma Amien

»»  READ MORE...

Jumat, 04 Mei 2012

Fakta Tentang Kamu

  1. Dia adalah laki-laki pertama yang mengajak ku jalan-jalan
  2. Dia adalah laki-laki pertama yang foto denganku disaksikan orang-orang
  3. Dia adalah laki-laki pertama yang aku kenalkan pada kedua orang tua ku
  4. Dia adalah laki-laki pertama yang nonton di bioskop denganku
  5. Dia adalah laki-laki pertama yang fotonya aku pasang di handphoneku (foto kita berdua)
  6. Dia adalah laki-laki pertama yang memotretku diam-diam
  7. Dia adalah laki-laki pertama yang memasang foto kita berdua di handphonenya
  8. Dia adalah laki-laki pertama yang mengantar dan menjemputku ke kampus
  9. Dia adalah laki-laki pertama yang membuatku dapat melupakan seseorang di masa lalu
  10. Dia adalah laki-laki pertama yang pernah mengkhawatirkan keadaanku
  11. Dia adalah laki-laki pertama yang membuat aku senang dengan tingkahnya
  12. Dia adalah laki-laki pertama yang sempat membuatku benar-benar menangis karna rasa ini
  13. Dia adalah laki-laki pertama yang memanggilku dengan sebutan "manyuuun"
  14. Dia adalah laki-laki pertama yang mengatakan "spagetty nuklir" buatanku
  15. Dia adalah laki-laki pertama yang membuatku berharap dapat bersandar dipundaknya
  16. Dia adalah laki-laki pertama yang membuatku berharap dia dapat mengusap air mataku saat menangis
  17. Dia adalah laki-laki pertama yang membuatku berharap dia dapat menyemangatiku ketika aku benar-benar terjatuh
  18. Dia adalah laki-laki pertama yang sempat membuatku cemburu
  19. Dia adalah laki-laki pertama yang tidak bisa aku tebak jalan pikiran dan hatinya
  20. Dia adalah laki-laki pertama yang aku berikan kejutan saat hari ulang tahunnya
  21. Dia adalah laki-laki pertama yang memberikan potongan kuenya kepadaku
  22. Dia adalah laki-laki pertama yang membuatku merasa nyaman saat didekatnya
  23. Dia adalah laki-laki pertama yang pernah membuatku ragu dengan perasaan ini
  24. Dia adalah laki-laki pertama yang sempat meyakinkanku bahwa dia sudah tidak menyukai Merpati itu
  25. Dia adalah laki-laki pertama yang memujiku kalau aku pantas memakai baju batik
Semua ini adalah beberapa fakta tentang kamu yang mungkin hampir setahun ini kita saling kenal, dan ternyata ada kesenangan dan kekecewaan selama ini. Tapi aku senang bisa kenal sama kamu. Apa mungkin aku adalah perempuan pertama yang bisa lakuin hal-hal kaya gitu ke kamu?? yaapps jawabannya cuma kamu yang tau ...
Jadi perasaan apa ini sebenernya ?? Semua yang kamu lakuin ke aku serba pertama buatku. Jujur beberapa dari itu adalah mimpi-mimpi konyol ku saat SMP, dan sekarang terwujud sama kamu.
Makasih selama setahun ini kamu mau jadi seseorang yang cukup spesial buatku /(^_^)\
»»  READ MORE...