Sabtu, 18 Februari 2012

Istilah "Orang Pinggiran"

Saya sering mendengar kalimat “Orang Pinggiran”, sebenarnya apa maksud dari kalimat itu sampai saat ini Saya masih belum tahu. Karena di dunia ini tidak ada kalimat seperti itu, yang ada hanyalah “orang miskin dan orang kaya”. Maksud Saya adadalah kaya harta tapi mereka miskin hati, ilmu, dan akhlak. Kenapa Saya berkata demikian , karena sudah jelas bahwa di Negara Kita ini keadilan untuk hidup itu telah berkurang dikarenakan orang-orang yang tidak bertanggungjawab atas apa yang telah menjadi tanggungjawabnya dan menurut Saya itu semuanya hanya janji-janji para PEJABAT untuk dapat terpilih dalam kampanye-kampanye yang diselenggarakan oleh pemerintah. Memang dalam kegiatannya Mereka selalu mementingkan rakyat-rakyat yang kurang mampu, tapi dalam artian yaah Saya menyebutnya “Mencari Muka”. Jika yang Saya katakana ini Salah ??? maka menurut Saya ada yang bisa membenarkannya, siapa itu Saya jelas tidak tahu.
Kembali lagi pada masalah kalimat “Orang Pinggiran”, siapa sih orang pinggiran itu ??? memangnya ada yaah orang pinggiran ??? seperti apa Mereka ??? terus apa bedanya dengan Pejabat yang “Tak Bermoral” ??? aduh maaf Pak dan Bu yang tersinggung dengan ucapan Saya, tapi untuk orang awam atau yaah bisa disebut nggak tahu apa-apa. Saya pikir ini pertanyaan yang wajar, karena begitu wajarnya Saya mikir bahwa Pejabat itu memang “Tidak Punya Moral” alias Mereka “Amoral” kali yaah. Hahaha Saya Cuma bisa ketawa mendengar masyarakat mencemooh para “pejabat”. Tapi kenapa yaah sepertinya kata “pejabat” itu buruk sekali dimata masyarakat, yaah Saya kira-kirain baiknyua Mereka hanya 10%, kecuali untuk pejabat yang memang Mereka masih punya akhlak dan tahu bagaimana memperlakukan masyarakat kurang mampu dengan masyarakat amoral (Pejabat).

Tulisan Saya ini pasti akan menimbulkan ketidaknyamanan untuk para pejabat yang mungkin Mereka merasa tersindir dengan semua ucapan Saya. Saya sih ambil sikap positifnya saja, kalau Mereka tersindir berarti tulisan Saya benar donk alias Fakta. Kalau tidak mau disindir atau dihujati dengan perkataan yang tidak senonoh, maka berkaca lah jika memang Anda mempunyai kaca dirumah (kaca yang di toilet juga tidak apa-apa hahaha). Saya juga tidak sebaik yang Anda pikir, mungkin Saya lebih baik darpada Anda-anda sekalian Pak dan Bu. Anda itu sudah mendapatkan cukup gaji (maksud Saya lebih dari cukup), kenapa masih mau mencuri hak orang-orang yang wajib mendapatkan hak-hak itu ??? apa tidak panas telinga Kita kalau mendengar Negara Indonesia adalah Negara Termiskin yang entah ke berapa urutannya (saking miskinnya, urutan ke berapa saja sampai tidak tahu), Astaghfirullahala’dzim
Capek juga yaah menulis yang tentang pejabat pemerintah, sampai tangan dan otak Saya kaku ini hehehe. Maaf kalau tulisannya malah melenceng dari tema atau judul, karena setiap Saya mau menulis tentang keadilan, KKN, kesehatan, pendidikan, bahkan rakyat tidak mampu pun, semuanya tidak terlepas dari kata “pejabat”. Heran Saya, saking banyaknya Mereka disebut, lama-lama Mereka pejabat yang bakalan merangkap jadi artis juga, yaah untuk para artis Ibukota bersiap-siaplah kalian untuk mencari pekerjaan baru hahaha. Udah aaahhh kenapa jadi ngomongin pejabat sih, Mereka kan udah tajir melintir kasian nanti telinganya panas dibicarakan terus. Piss Pak dan Bu

Potret kemiskinan di Indonesia itu telah banyak, mulai dari kesehatan, pendidikan, lapangan pekerjaan, Itu hanya segelintir contoh. Mereka yang tinggal di kolong jembatan, menjadi pemulung, memakan makanan sisa yang di dapat dari tempat sampah, tidur beralaskan koran atau kardus bekas, buta aksara karena tidak mengenyam pendidikan, dan masih banyak lagi yang Mereka hadapi untuk terus bertahan hidup. Tapi masih saja tega pemerintah Kita melihatnya demikian. Toilet ingin diperbarui, konsumsi rapat inginnya bergizi, gedung ingin ada fasilitas kolam renang, spa, salon, kursi untuk rapat saja ingin di impor dari Eropa. Yaa ampun Astaghfirullah. Mending temanya Saya ganti jadi “Pejabat dari Kolong Jembatan menjadi Artis yang bling-bling” atau “Pejabat yang tadinya Kodok Burik menjadi Pangeran William Inggris” wkwkwkwk tema yang cukup mengagumkan untuk orang-orang sekelas “pejabat”.

Saya katakan sekali lagi bahwa di dunia ini itu tidak ada yang namanya “Orang Pinggiran”, karena pada asalnya Mereka tinggal di pinggiran sungai atau di bawah kolong jembatan itu adalah pilihan, pilihan yang mengharuskan Mereka antara hidup atau mati. Sadarlah Anda-anda yang pernah mengatakan bahwa Orang Pinggiran itu kumuh, kotor, dan amoral. Yang sebenarnya kumuh, kotor, dan amoral itu adalah orang tua Anda yang tidak dapat mendidik Anda bagaimana caranya menghargai dan bertutur kata sopan kepada saudara/i kita yang kurang mampu. Mereka tidak berhak di cemooh, yang seharusnya diperlakukan seperti itu adalah orang-orang yang mengaku ingin membantu sesama tapi pada akhirnya Mereka hanya memanfaatkan situasi dan kondisi untuk mencari muka di hadapan para petinggi Negara. Banyak masyarakat Kita yang pintar dan sangat berwawasan yang tinggal di luar negeri, tapi Mereka tidak mau kembali lagi ke Indonesia. Yaah menurut Saya itu wajar, untuk apa Kita tinggal di Negara ini jika tidak ada yang mau menghormati hasil jerih payah Kita. Lebih baik tinggal di negeri orang lain, tapi dihargai, dihormati, dan yang pasti dengan gaji yang lebih besar daripada di Negara sendiri.


»»  READ MORE...

Jumat, 10 Februari 2012

Anak Ku Sayang


         Saya seorang ibu dengan 2 orang anak , mantan direktur sebuah Perusahaan multinasional. Mungkin anda termasuk orang yang menganggap saya orang yang berhasil dalam karir namun sungguh jika seandainya saya boleh memilih maka saya akan berkata kalau lebih baik saya tidak seperti sekarang dan menganggap apa yang saya raih sungguh sia-sia.
Semuanya berawal ketika putri saya satu-satunya yang berusia 19 tahun baru saja meninggal karena overdosis narkotika. Sungguh hidup saya hancur berantakan karenanya, suami saya saat ini masih terbaring di rumah sakit karena terkena stroke dan mengalami kelumpuhan karena memikirkan musibah ini. Putera saya satu-satunya juga sempat mengalami depresi berat dan Sekarang masih dalam perawatan intensif sebuah klinik kejiwaan, dia juga merasa sangat terpukul dengan kepergian adiknya. Sungguh apa lagi yang bisa saya harapkan.

Kepergian Maya dikarenakan dia begitu guncang dengan kepergian Bik Inah pembantu kami. Hingga dia terjerumus dalam pemakaian Narkoba. Mungkin terdengar aneh kepergian seorang pembantu bisa membawa dampak Begitu hebat pada putri kami. Harus saya akui bahwa bik Inah sudah seperti keluarga bagi kami, dia telah ikut bersama kami sejak 20 tahun yang lalu dan ketika Doni berumur 2 tahun. Bahkan bagi Maya dan Doni , bik Inah sudah seperti ibu kandungnya sendiri. Ini semua saya ketahui dari buku harian Maya yang saya baca setelah dia meninggal. Maya begitu cemas dengan sakitnya bik Inah, berlembar-lembar buku hariannya berisi hal ini. Dan ketika saya sakit saya pernah sakit karena kelelahan dan diopname di rumah sakit selama 3 minggu ) Maya hanya menulis singkat sebuah kalimat di buku hariannya

“Hari ini Mama sakit di Rumah sakit” , hanya itu saja.
Sungguh hal ini menjadikan saya semakin terpukul. Tapi saya akui ini semua karena kesalahan saya. Begitu sedikitnya waktu saya untuk Doni, Maya dan Suami saya. Waktu saya habis di kantor, otak saya lebih banyak berpikir tentang keadaan perusahaan dari pada keadaan mereka.

Berangkat jam 07:00 dan pulang di rumah 12 jam kemudian bahkan mungkin lebih. Ketika sudah sampai rumah rasanya sudah begitu capai untuk memikirkan urusan mereka. Memang setiap hari libur kami gunakan untuk acara keluarga, namun sepertinya itu hanya seremonial dan rutinitas saja, ketika hari Senin tiba saya dan suami sudah seperti “robot” yang terprogram untuk urusan kantor. Sebenarnya ibu saya sudah berkali-kali mengingatkan sayauntuk berhenti bekerja sejak Doni masuk SMA namun selalu saya tolak, saya anggap ibu terlalu kuno cara berpikirnya. Memang Ibu saya memutuskan berhenti bekerja dan memilih membesarkan kami 6 orang anaknya. Padahal sebagai seorang sarjana ekonomi karir ibu waktu itu katanya sangat baik. Dan ayahpun ketika itu juga biasa-biasa saja dari segi karir dan penghasilan.

Meski jujur saya pernah berpikir untuk memutuskan berhenti bekerja dan mau mengurus Doni dan Maya, namun selalu sajaperasaan bagaimana kebutuhan hidup bisa terpenuhi kalau berhenti bekerja, dan lalu apa gunanya saya sekolah tinggi-tinggi ?. Meski sebenarnya suami saya juga seorang yang cukup mapan dalam karirnya dan penghasilan. Dan biasanya setelah ada nasehat ibu saya menjadi lebih perhatian pada Doni dan Maya namun tidak lebih dari duaminggu semuanya kembali seperti asal urusan kantor dan karir fokus saya. Dan kembali saya menganggap saya masih bisa membagi waktu untuk mereka, toh teman yang lain di kantor juga bisa dan ungkapan “kualitas pertemuan dengan anak lebih penting dari kuantitas ” selalu menjadi patokan saya. Sampai akhirnya semua terjadi dan diluar kendali saya dan berjalan begitu cepat sebelum saya sempat tersadar.
Maya berubah dari anak yang begitu manis menjadi pemakai Narkoba. Dan saya tidak mengetahuinya!!! Sebuah sindiran dan protes Maya saat ini selalu terngiang di telinga. Waktu itu bik Inah pernah memohon untuk berhenti bekerja dan memutuskan kembali ke desa untuk membesarkan Bagas, putera satu-satunya, setelah dia ditinggal mati suaminya . Namunkarena Maya dan Doni keberatan maka akhirnya kami putuskan agar Bagas dibawa tinggal bersama kami.
Pengorbanan bik Inah buat Bagas ini sangat dibanggakan Maya. Namun sindiran Maya tidak begitu saya perhatikan. Akhirnya semua terjadi ,setelah tiba-tiba jatuh sakit kurang lebih dua minggu, bik Inah meninggal dunia di Rumah Sakit. Dari buku harian Maya saya juga baru tahu kenapa Doni malah pergi dari rumah ketika bik Inah di Rumah Sakit. Memang Doni pernah memohon pada ayahnya agar bik Inah dibawa ke Singapore untuk berobat setelah dokter di sini mengatakan bahwa bik Inah sudah masuk stadium 4 kankernya. Dan usul Doni kami tolak hingga dia begitu marah pada kami. Dari sini saya kini tahu betapa berartinya bik Inah buat mereka, sudah seperti ibu kandungnya! menggantikan tempat saya yang seolah hanya bertugas melahirkan mereka saja ke dunia. Tragis !

Dan sebuah foto “keluarga” di dinding kamar Maya sering saya amati Kalau lagi kangen dengannya. Beberapa bulan yang lalu kami sekeluarga ke desa bik Inah. Atas desakan Maya kami sekeluarga menghadiri acara pengangkatan Bagas sebagai kepala sekolah madrasah setelah dia selesai kuliah dan belajar di pesantren. Dan Doni pun begitu bersemangat untuk hadir di acara itu padahal dia paling susah untuk diajak ke acara serupa di kantor saya atau ayahnya. Dan difoto “keluarga” itu tampak bik Inah, Bagas, Doni dan Maya tersenyum bersama. Tak pernah kami lihat Maya begitu senang seperti saat itu dan seingat saya itulah foto terakhirnya. Setelah bik Inah meninggal Maya begitu terguncang dan shock, kami sempat erisaukannya dan membawanya ke psikolog ternamadi Jakarta. Namun sebatas itu yang kami lakukan setelah itu saya kembali berkutat dengan urusan kantor. Dan di halaman buku harian Maya penyesalan dan air mata tercurah.
Maya menulis :“Ya Allah kenapa bik Inah meninggalkan Maya, terus siapa yang bangunin Maya, siapa yang nyiapin sarapan Maya, siapa yang nyambut Maya kalau pulang sekolah, Siapa yang ngingetinMaya buat sholat, siapa yang Maya cerita kalau lagi kesel di sekolah, siapa yang nemenin Maya kalo nggak bias tidur……….Ya Allah , Maya kangen banget sama bik Inah “

Astagfirullah bukankah itu seharusnya tugas saya sebagai ibunya, bukan bik Inah ? Sungguh hancur hati saya membaca itu semua,namun semuanya sudah terlambat tidak mungkin bisa kembali, seandainya semua bisa berputar kebelakang saya rela berkorban apa saja untuk itu. Kadang saya merenung sepertinya ini hanya cerita sinetron di TV da n saya pemeran utamanya. Namun saya tersadar ini real dan kenyataan yang terjadi. Sungguh saya menulis ini bukan berniat untuk menggurui siapapun tapi sekedar pengurang sesal saya semoga ada yang bisa mengambil pelajaran darinya. Biarkan saya yang merasakan musibah ini karena sungguh tiada terbayang beratnya.Semoga siapapun yang membaca tulisan ini bisa menentukan “prioritas hidup dan tidak salah dalam memilihnya”. Biarkan saya seorang yang mengalaminya.

Saat ini saya sedang mengikuti program konseling/therapy dan Mencoba aktif ikut di pengajian-pengajian untuk menentramkan hati saya. Berkat dorongan seorang teman saya beranikan tulis ini semua. 
»»  READ MORE...

It's Me

Yaa Rabb ... apa yg lg aku rasain sekarang ???? perasaan apa ini Yaa Rabb ???
sampe sekarang pun aku masih bingung sama perasaan aku , apa ini suka ato nggak .... aku ngerasa nggak pantes buat kamu !!!
sahabat ku bilang buat aku jaga jarak sama kamu , dan sekarang aku lg lakuin itu . entah apa yg kurasain , kaya ada yg ilang gitu aja . apalagi kalo aku inget tentang perasaan kamu sama perempuan itu
kata anak-anak jaman sekarang sih aku disebut "galau" , yaah mungkin itu bener . hehehe
aku seneng pas kamu ikut aku pulang ke Cianjur , tapi ada keselnya juga sih . kamu nggak bilang alesan kamu ikut aku pulang . aku malu kalo keadaan keluarga ku kaya gitu , aku emang bukan orang kaya , nggak seperti sahabat-sahabat ku yg laen . ini aku yg hidup dengan kesedehanaan ku .
iya , aku sadar banget aku bukan siapa-siapa kamu . aku nggak berhak bilang ini itu ke kamu , aku ngerti batasan aku temenan sama laki-laki kaya gimana . apa ada yg salah sama aku ???
pas kamu jauhin aku , aku juga nyadar banget . aku nggak mau nyakitin siapa-siapa , karena aku emang nyaman banget kalo sama kamu . tapi kamu malah ngehindarin aku gitu aja , yaah aku cuma bisa bilang "dia mau nya gini yaa udah" .
mama bilang kamu baik , aku seneng banget ^_^ . disaat aku jauh dari keluarga , aku dapet temen yg baik-baik disini . Subhanalloh , terimakasih Yaa Rabb

aku tau kamu masih suka sama "dia" , mata kamu nggak bisa bohong yaah . aku pengen cita-cita mu yg 5 taun ke depan itu harus terwujud . dia perempuan yg baik , dan dia cocok berjodoh sama kamu yg baik . emang nggak salah yaah pilihan kamu hehehe ^_^ . dia baik , pinter , ramah , cantik , sholehah ^_^

»»  READ MORE...

Jumat, 20 Januari 2012

Realita Kehidupan

Saya bingung dengan artian “anak jalanan” yang sering saya dengar. Kebanyakan mereka bilang bahwa anak jalanan itu kumuh, jorok, dan berandalan. Sebenarnya jika kita lihat lebih dalam lagi, mereka hanya segelintiran orang yang serba kekurangan untuk membiayai hidup.
Ya….membiayai hidup. Hidup yang memang benar-benar serba kekurangan. Untuk makan saja mereka harus bersusah payah mengais rejeki, bagaimana untuk melanjutkan sekolah atau membeli barang-barang bermerek apalagi yang mahal dan bagus. Kita memang bukan Negara maju yang semua penduduknya dapat mencukupi kebutuhannya, tetapi kita disini berbicara tentang Negara kita. Negara yang masih berstatus “berkembang” dimata Negara-negara yang telah maju.
Sudah “Negara berkembang” dan banyak juga “KKN” , mau jadi apa Negara ini ??? mau jadi boneka yang hanya dipermainkan kesana-kemari oleh orang-orang yang ingin melihat kehancuran dan kebobrokan Negara.
Dan yang jadi imbas dari semua ini adalah anak-anak yang memang tidak memiliki keberuntungan seperti mereka yang segala apapun yang diinginkan langsung tercapai. Tapi mereka harus kerja keras dahulu untuk melengkapi semuanya. Mereka mengemis, mengamen, hingga mencuri dan merampok pun akan mereka lakukan jika itu benar-benar terpepet oleh keadaan.
Jangan pernah kita lihat ke atas, karena apapun yang kita lihat pasti ingin terus dan terus. Cobalah lihat ke bawah, lihatlah keadaan saudara/I kita yang membutuhkan pertolongan dalam macam uang, tenaga, pikiran. Kita bisa bantu mereka, jika kita memang benar-benar ingin membantu.  
»»  READ MORE...

Muhasabah Cinta --- Edcoustic

wahai pemilik nyawa ku
betapa lemah diriku ini
berat ujian dari-Mu
ku pasrahkan semua pada-Mu

Tuhan baru ku sadar
indah nikmat sehat itu
tak pandai aku bersyukur
kini ku harapkan cinta-Mu

kata-kata cinta terucap indah
mengalir berdzikir di hidung doa ku
sakit yang ku rasa biar jadi penawar dosaku

butir-butir cinta air mataku
teringat semua yang Kau beri untuk ku
ampuni khilaf dan salah slama ini Yaa Illahi
muhasabah cinta ku

Tuhan kuatkan aku
lindungi ku dari putus asa
jika ku harus mati
pertemukan aku dengan-Mu
»»  READ MORE...

"(*_*)"

Sepasang kekasih sedang melaju lebih dari 100 km/jam di jalan dengan sebuah motor
Cewek : Pelan-pelan, aku takut.
Cowok : Tidak, ini menyenangkan.
Cewek : Tidak, ini sama sekali tidak menyenangkan. Please, aku takut !
Cowok : Baik, tapi katakan dulu bahwa kamu mencintaiku.
Cewek : Aku mencintaimu ! Sekarang pelankan motornya !
Cowok : Sekarang beri aku pelukan yang erat.
(Lalu si cewek memeluknya)
Cowok : Bisakah kamu melepas helmku & kamu pakai ???? Helm ini sangat menggangguku !
(Si cewek itu pun menurutinya)

Keesokan harinya ada berita di koran sebuah sepeda motor menabrak gedung karena rem-nya blong. Ada dua orang di atas motor itu, tetapi hanya satu orang yang selamat.
Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa di tengah jalan saat kecepatan tinggi, si cowok berusaha me-Rem uutuk memperlambat, tapi si cowok menyadari bahwa rem motornya rusak, tapi dia tidak ingin membiarkan kekasihnya tau. Dia meminta kekasihnya berkata dia mencintainya & merasakan pelukannya, karena dia tau itu untuk terakhir kali baginya. Dia lalu menyuruhnya memakai helm supaya kekasihnya akan tetap hidup walaupun itu berarti ia yang akan mati...
»»  READ MORE...

Tanpamu

Jangan tanyakan kemana ayah ku pergi,
Jangan tanyakan kenapa ayah ku pergi,
Jangan tanyakan bagaimana ayah ku pergi,
Jangan tanyakan mengapa ayah ku pergi,
Karena itu adalah pertanyaan kematian yang sulit untuk ku jawab
Pertanyaan kematian yang sulit untuk ku ungkapkan dengan hati
Pertanyaan kematian yang sulit untuk ku tahu apa jawabannya
*
*
ku kan slalu merindukanmu dalam sepi dan riang ku
»»  READ MORE...

< K A U >

tetes demi tetes keringat k.a.u cucurkan ,
terik demi terik panasnya matahari k.a.u hiraukan ,
cacian dan makian pun tak k.a.u dengar ,
hanya demi butiran padi untuk dituang ,

tetes demi tetes air mata k.a.u curahkan ,
bait demi bait lantunan ayat suci k.a.u amalkan ,
waktu demi waktu pun k.a.u gunakan hanya demi mendapat ridho sang ilahi ,

kini keringatmu tlah habis ,
kini tangismu tlah tiada ,
dan kini waktumu pun tlah sirna ,
digantikan oleh cahaya indah di pipimu ,

teruslah menjadi cahaya hidupmu ,
hidup yg akan membawamu ke dalam surga nirwana ,
yang akan slalu membuatmu tersenyum ,
hingga bebanmu terasa seperti semilir angin di tepi pantai ,
teruslah tersenyum untuk hidupmu. .hidup ku. .dan hidup orang-orang yang menyayangimu
»»  READ MORE...

Hadiah untuk Sahabat

untuk sahabat ..
maaf ..
jika waktu ku terlalu singkat untuk ku lewati dengan-Mu ..
jika tawa ku terlalu sedikit untuk ku bagi bersamamu-Mu ..
tapi terlalu sering bahu-Mu ku basahi dengan air mata ..
ku bebani k.a.u dengan masalah-masalah ku ..
ku lelahkan k.a.u dengan tingkah ku ..
tak bisa ku hitung berapa kali lidah ku menyakiti hati-Mu ..
namun k.a.u selalu memberi ku "semangat" ..

maaf ..
jika semua itu hanya mampu ku tebus dengan "ucapan terima kasih" ..

»»  READ MORE...

Kesempatan Ku

Kau yg tlah memberi ku kesempatan hingga detik ini
Kau yg memberi ku ketegaran sampai ku ikhlas menjalani'nya
Kau adalah kekuatan ku , arah dr jalan ku

tp sungguh , aku merasa ingin menyerah
menyerah pd takdir yg tlah Kau gariskan pd ku
apa aku sanggup untuk terus menahan'nya ??
aku tidak tau Yaa Rabb

yaah aku disini mencoba untuk bertahan dr semua yg Kau hadiah kan pd ku
tp aku tak yakin akan dapat bertahan
semua yg ku lakukan mungkin hanya sia*
karna ku tak sanggup lg , aku lelah

kesendirian ini membuat ku semakin tak berdaya
siapa yg peduli terhadap seseorang seperti ku ?? dan jawaban'nya adalah "Tidak Ada"
yaah sabar , ikhlas , lapang dada , pantang menyerah .. itu kata* yg sangat mudah di ucapkan , tp sungguh sangat ku lakukan Yaa Rabb
kan ku coba berusaha melakukan'nya meski ku sendiri

»»  READ MORE...

Pasrah Ku Hanya Pada-Mu

ku alami semua ini atas kehendak-Mu
ku pasrahkan semua ini atas kehendak-Mu
ku coba bersabar dan terus beristighfar hanya karna-Mu

tak pernah ku bayangkan Kau menguji ku seperti ini
tp apa daya ku ??
aku hanya manusia biasa yg sangatlah kecil di hadapan-Mu
Kau Maha Pemberi Segala'nya Yaa Rabb

beri aku kesabaran agar ku dapat menjalani'nya sesuai batas ku
aku tak'kan pernah menangis
aku tak'kan pernah menyerah

Terimakasih Yaa Rabb
ku anggap ini sebagai hadiah terindah dari-Mu :)
»»  READ MORE...

Tak Ku Tahu Jawabnya

Tuhan .... Apa itu Kesabaran ????
Tak pernah ku berhenti menanyakannya kepada-Mu
Hingga ku dapat jawabnya
Aku akan tetap bertanya

Air itu masih mengalir di pelupuk mata
Yang tak pernah ku tahu kapan berhentinya
Dan ku masih bertahan dalam diam

Mentari seakan tak pernah menyapa ku lagi Tuhan ...
Seperti tak peduli aku bagaimana
Ku mohon , tunjukkan ku Bahagia-Mu ...

»»  READ MORE...

Kamis, 19 Januari 2012

My Feel

aku gak tau apa yang lagi aku rasain sekarang ke kamu . entah itu suka atau gak ... aku bingung
tapi jujur , aku ngerasa nyaman banget kalo aku lagi sama kamu . ngobrol ini itu , jalan bareng , makan , becanda .. yups aku nyaman
kamu ada disaat lagi aku butuhin bantuan kamu , tapi bukan maksud aku buat manfaatin kamu yaah ... itu jauh dari fikiran ku
aku seneng pas kamu ngajak aku ke tempat yang Subhanalloh Indah banget ^_^ . disaat hati sama fikiran aku lagi gak pas , kamu ajak aku kesitu ... makasih ^_^
kita jalan-jalan muterin tempat itu , kita makan , kita foto , dan kita sholat bareng disitu ... gak berhentinya aku bilang makasih sama kamu , mungkin kamu bosen denger aku ngucapin itu hehehe

aku gak tau harus ngomong apa lagi , aku bingung sama perasaan aku ke kamu
kamu baik , kamu sopan , kamu tau caranya ngehargai aku sebagai perempuan tuh kaya gimana , dan ibadah mu juga bagus ... aku kagum sama kamu
aku seneng pas aku pergi diem-diem dari kalian karena ada suatu hal yang bikin aku pengen sendiri .. kamu pergi cariin aku , mungkin kamu khawatir sama aku ... tapi itu masih mungkin
hmmm yaah aku bukan perempuan yang kamu suka , dan aku tau itu ...

ohh iya , kita udah ngerencanain mau jalan-jalan . tapi karena kamu ada acara keluarga , yaah udah acara itu batal . kamu tau perasaan aku kaya gimana ???? aku cukup kesel sama kamu , karena sebelumnya kita juga udah pernah mau nonton tapi kamu datangnya telat dan itu juga batal ...
yaps itu kesel banget .... !! mau marah , kamu bukan siapa-siapa aku . aku bingung !!! yaa udah aku diem aja
maaf aku curahin semua perasaan aku slama ini , aku gak bisa ngomong langsung ...

akhir-akhir ini kamu mulai beda sama aku , aku gak tau kamu kenapa . mau nanya aku malu , emang aku ada salah apa sama kamu ???? apa aku bikin kamu tersinggung ???
maaf kalo slama ini ada sifat-sifat aku yang bikin kamu kesel , mungkin sikap jutek sama judes aku atau yang kamu tau ...

»»  READ MORE...

Percakapan Rasulullah SAW dengan Iblis

          Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah SAW untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.
Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, "Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah SAW. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras"


Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu. Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah SAW. Maka sambut Iblis (alaihi laknat), "Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?"

Maka jawab Nabi dengan marah, "Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam A.S sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu"  
"Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia disisi Allah Azza Wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?"

Taklimat Iblis, "Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya"

Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, "Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu"

Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada dimajlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.
  • Pertanyaan Nabi (1) : "Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?"
         Jawab Iblis : "Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar diantara segala musuhku dimuka bumi ini"
Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, "Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk kedalam neraka dan kekal didalamnya bersamaku"

  • Pertanyaan Nabi (2) : "Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?"
          Jawab Iblis : "Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan kejalan haram. Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri. Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat"

  • Pertanyaan Nabi (3) : "Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?"
         Jawab Iblis : "Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya. Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka. Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.
Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain aripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid'ah dan carut-marut. Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut"

  • Pertanyaan Nabi (4) : "Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?"
          Jawab Iblis : "Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku"

  • Pertanyaan Nabi (5) : "Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?"
          Jawab Iblis : "Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya. Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya - matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman"

  • Pertanyaan Nabi (6) : "Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?"
          Jawab Iblis : "Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya"

  • Pertanyaan Nabi (7) : "Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?"
          Jawab Iblis : "Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya"

  • Pertanyaan Nabi (8) : "Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?"
          Jawab Iblis : "Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa"

  • Pertanyaan Nabi (9) : "Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?"
          Jawab Iblis : "Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar - besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: "Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk."
Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a'zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.
Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, "Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku", karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar 'Al-Faruq'.
Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, "Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid"
Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar 'Ali Karamullahu Wajhahu' - dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga 'Harimau Allah' dan engkau sendiri berkata, "Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya." Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya"

  • Pertanyaan Nabi (10) : "Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?"
          Jawab Iblis : "Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, "Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat." Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat. Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur."

  • Pertanyaan Nabi (11) : "Siapa yang serupa dengan engkau?"
          Jawab Iblis : "Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam."

  • Pertanyaan Nabi (12) : "Siapa yang mencahayakan muka engkau?"
          Jawab Iblis : "Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji."

  • Pertanyaan Nabi (13) : "Apakah rahasia engkau kepada umatku?"
          Jawab Iblis : "Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari."

  • Pertanyaan Nabi (14) : "Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?"
          Jawab Iblis : "Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang."

  • Pertanyaan Nabi (15) : "Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?"
          Jawab Iblis : "Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu', maka padamlah marahnya."

  • Pertanyaan Nabi (16) : "Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?"
          Jawab Iblis : "Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri,bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu."

  • Pertanyaan Nabi (17) : "Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?"
          Jawab Iblis : "Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya', aku beratkan hatinya untuk sholat."

  • Pertanyaan Nabi (18) : "Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?"
          Jawab Iblis : "Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam."

  • Pertanyaan Nabi (19) : "Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?"
          Jawab Iblis : "Orang yang duduk didalam masjid serta beriktikaf di dalamnya"

  • Pertanyaan Nabi (20) : "Apa lagi yang memecahkan mata engkau?"
          Jawab Iblis : "Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, 'Syurga itu di bawah tapak kaki ibu'" 

SUMBER :  http://www.facebook.com/indryilham#!/pages/Muhasabah-Cinta/167385529974625?sk=notes&s=10

»»  READ MORE...

Selasa, 17 Januari 2012

Bunda --- Potret

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang

Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu ditimang

Nada - nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku
»»  READ MORE...

Senin, 16 Januari 2012

Ayah ... Bunda ...

Delapan belas tahun yang lalu
Ya ......
Kalian mengharapkan hadirnya seseorang yang akan melengkapi hidup kalian
Seseorang yang pasti mengalir darah kalian dalam tubuhnya

Ketahuilah wahai Ayah dan Bundaku ....
Sekarang gadis itu beranjak dewasa
Sekarang gadis itu tengah merindukan kalian
Ya ....... merindukan kalian ditengah jauhnya jarak yang memisahkan
Dan percayakah kalian bahwa gadis itu adalah aku ???

Iya ......
ini semua masalah jarak
ini semua masalah waktu
dan ini semua masalah angan

Ayah ....
Bunda ....
ku buka kembali kenangan yang telah kita rajut bersama
Kini memori itu semakin terekam jelas
Semuanya semakin besar dan semakin memenuhi fikiranku
Maafkan ananda ...
Maafkan ananda ...
Karena tidak adanya ananda disamping kalian
Karena tidak adanya jasad ananda untuk temani kalian saat ini

Kini ....
Waktu yang bergulir di dinding kamar
Menyadarkan diri ini dalam lamunan panjang
kupalingkan mata ke tempat dimana foto kalian bertengger di salah satu sisi kamar

Masya Allah ...
Kalian tidak semuda dulu
Keriput mulai menghias di wajah cantik dan tampan kalian
Rambut putihpun tak urung menyertai dan hinggap di kepala kalian
Aku takut bunda
Aku takut ayah
Aku takut anakmu ini tidak bisa bahagiakan kalian
Peluk aku ayah
Cium aku bunda

Lihat ayah ...
Dada bidangmu .. Tangan besarmu ..
Jalan tegapmu .. Pundak kekarmu ..
Kini semakin rapuh dimakan masa
Pundak tempatku kecil bermain
Dada tempatku kecil menangis
Dan tanganmu tempatku kecil berlindung
Peluk aku ayah

Pandanglah Bunda ...
Air matamu .. Senyummu ..
Marahmu .. Pengorbananmu ..
Perlahan menumbuhkan butiran air mata di kelopak mataku
Air yang berbulir karena kerinduan kepadamu
cium aku bunda

Aku rindu kepadamu ayah ...
Aku rindu kepadamu bunda ...
Berapa waktu yang aku sia - siakan saat kita bersama ???
Berapa banyak air mata yang kalian jatuhi kala aku sakit, kala aku nakal ???

Masa itu ...
Masa terindah dalam hidupku
Kalian inginkan yang terbaik untukku
Dikala baru lulus SMP, aku memaksa sekolah diluar kota
Dengan berat hati, kau titipkan aku pada TUHAN ...

Ananda belum sempat bahagiakan kalian
Ananda terlalu banyak membuang waktu kita
Izinkan ananda berbakti
Berbakti dengan cinta ananda yang utuh untuk kalian

Ayah ....
Bunda ....
Peluk aku ...
Cium aku ...




SUMBER : http://www.facebook.com/indryilham#!/note.php?note_id=177470135662258

»»  READ MORE...

Gelombang yang Berteriak

Well ... Ketika hatiku sunyi, inginku teriakkan kata itu !!!
ah ... sebuah kata penuh noda
aku lelah, lelah dengan penantian yang tak pasti
pantai itu .... ombak itu ... seakan menjadi diriku
meneriakkan setiap gelombang nafsu amarahku
meneriakkan setiap gelombang beban yang selalu menghantui ku
bahkan meneriakkan setiap rasa kalut yang selalu ada mengiringi langkahku
hei laut ...!!
aku ingin ... bebasss ... bebas bagaikan burung - burung merpati yang indah itu
bebas bagaikan ikan - ikan dilautmu
menyusuri setiap lorong - lorong alam laut nan angkuh
dan aku ... ingin aku menjadi bagian dari samuderamu
cukup samuderaa,,!!

cukup..!!!
aku ini cuma manusiaaa !!!!!!!
bukan pantai yang bisa kau kikis pasirnya
bukan perahu yang bisa kau nahkodakan hatinya





Karya Rahmarani Hakim
Puisi yang sengaja dibuat oleh salah satu sahabat ku ini adalah sebagian kata - kata yang mewakili apa yang lagi aku rasain sekarang ... Entah itu Sakit, Takut, Lelah, dan ingin rasanya ku teriak sekeras mungkin, lari sejauh yang ku bisa, dan pergi ke tempat yang dapat membuat batin ku tenang ..
Makasih Rani ^_^

»»  READ MORE...

Everything I Do (I Do it For You) --- Bryan Adams

Look into my eyes, you will see
What you mean to me
Search your heart, search your soul
And when you find me there you'll search no more

Don't tell me it's not worth trying for
You can't tell me it's not worth dying for
You know it's true
Everything I do, I do it for you

Look into your heart, you will find
There's nothing there to hide
Take me as I am, take my life
I would give it all, I would sacrifice

Don't tell me it's not worth fighting for
I can't help it, there's nothing I want more
You know it's true
Everything I do, I do it for you
Oh yeah

There's no love, like your love
And no other, could give more love
There's nowhere, unless you're there
All the time, all the way, yeah

Look into your heart, baby
Oh, you can't tell me it's not worth trying for
I can't help it, there's nothing I want more
Yeah, I would fight for you, I'd lie for you
Walk the wire for you, yeah I'd die for you

You know it's true
Everything I do, oh, I do it for you

Everything I do, darling
And we'll see it through
Oh we'll see it through
Oh yeah ... Yeah!

Look into your heart
You can't tell me it ain't worth dying for
Oh yeah

I'll be there, yeah
I'll walk the wire
Oh, yeah
I'm going all the way, all they way, yeah
»»  READ MORE...

Takdir Cinta --- Rossa

Ku tutup mataku
Dari semua pandanganku
Bila melihat matamu
Ku yakin ada cinta
Ketulusan hati yang mengalir lembut

Penguasa alam tolonglah pegangi aku
Biar ku tak jatuh pada sumur dosa
Yang terkutuk dan menyesatkan cintaku

Andaikan ku bisa lebih adil
Pada cinta kau dan dia
Aku bukan nabi yang bisa sempurna
Ku tak luput dari dosa

Biarlah ku hidup seperti ini
Takdir cinta harus begini
Ada kau dan dia bukan ku yang mau
Oh Tuhan tuntunlah hatiku
»»  READ MORE...

Minggu, 15 Januari 2012

ISTIQOMAH

Cukup cintai Dia dengan Diam
Hingga cinta menguatkan mu
Bahwa kamu dan Dia berada dalam suatu takdir
Usah kamu umbar rasamu
Cukuplah Allah SWT yang tahu rasa ini karena belum tentu Dia adalah calon Imam mu
Yakinlah akan janji Allah SWT "Perempuan yang baik untuk Laki-laki yang baik, begitupun sebaliknya"
Terus perbaiki diri begitupun calon Imam kita disana Dia sedang memperbaiki dirinya
Karena Jodoh kita adalah cerminan dari diri kita
Laa Tahzan .... Sampai Akad nikah   ^_^
»»  READ MORE...